Wednesday, 23 November 2016

Dimanakah Letak Surga, Sidratul Muntaha, Dan Arsy ?



Kaum muslimin yang berbahagia begitu banyak pertanyaan tentang dimana surga dan dan langit ketujuh itu berada, banyak perbedaan pendapat bahkan ada ulama yang tidak berani membahasnya karena hati-hati atau barangkali memang belum tahu dalilnya. disini ashabul muslimin akan menggambarkan kepada anda tentang letak dimana surga, dan dimanakah Arsy itu berada melalui dalil al-Qur'an dan hadits shahih yang akan kami bawakan, semoga bermanfaat

 Dalam Al-Qur’an  Surat Ali Imran ayat 133. Allah SWT berfirman,

Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa,

( Surat Ali Imran ayat 133)

dalam ayat lain dijelaskan
“Dan sesungguhnya Muhammad telah melihat Jibril itu (dalam rupanya yang asli) pada waktu yang lain, (yaitu) di Sidratil Muntaha. Di dekatnya ada surga tempat tinggal.” (QS. An-Najm: 13-15).

“Sesungguhnya di surga itu ada seratus derajat yang disediakan oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala bagi para mujahid fi sabilillah. Jarak di antara setiap dua derajat (antara tingkatan surga) adalah seperti jarak di antara bumi dan langit. Bila kamu memohon kepada Allah Subhanahu wa Ta’ala, maka mintalah surga Firdaus, sesungguhnya ia berada di tengah-tengah surga dan yang tertinggi. Di atasnya adalah ‘arsy Ar-Rahman, dan darinya terpancar sungai-sungai surga.” (HR. Bukhari)

Ayat diatas dapat dipahami bahwa surga itu luasnya seluas langit dan bumi, dan sidratul muntaha tempat nabi saw isra’ mi’raj adalah berada di atas langit ketujuh, jarak setiap tingkatan adalah sejauh langit dan bumi pula.

Dalam riwayat lainnya Rasulullah bersabda, yang diriwayatkan oleh Abu hurairah ra.
“surga itu ada seratus tingkatan, dan setiap tingkatannya jaraknya antara bumi dan langit. Tingkatan yang paling tinggi ialah surga Firdaus, dan yang paling utama juga surga Firdaus. Daripadanyalah mengalir sungai-sungai surga. Apabila kalian memohon kepada Allah, mohonlah surga Firdaus’
(HR. Tirmidzi dan Bukhari)

 Dimanakah Arsy dan berapakah luasnya?

Setelah anda tahu dimana letak surga saya akan menggambarkan kepada anda tentang letak dan luasnya arsy arrahman. Arsy singgasana Allah SWT yang maha Tinggi. Simak pembahasan kami dibawah ini dengan seksama.

Sebuah ayat al-Qur'an mengatakan bahwa ada 8 malaikat pemikul arsy yang diberi nama Hamalatul Arsy :
“Dan malaikat-malaikat berada di penjuru-penjuru langit. Dan pada hari itu delapan orang malaikat menjunjung Arsy Rabbmu di atas (kepala) mereka.” (QS. Al-Haqah: 17).

Dari Imran bin Hushain radhiallahu anhuma, bahwa sejumlah orang dari Yaman bertanya kepada Nabi shallallahu alaihi wa sallam, 

 "Kami bertanya kepada anda tentang perkara ini" Beliau berkata, 'Dahulu Allah, tidak ada sesuatupun selain-Nya, dahulu arasy-Nya di atas air, Dia menulis dalam sebutannya segala sesuatu, lalu Dia menciptakan langit dan bumi." (HR. Bukhari)

 Al-Hafiz Ibnu Hajar berkata, "Terdapat dalam riwayat Ishaq bin Rahawaih, "Arasy ada di atas air". Zahir teks tersebut menunjukkan bahwa 'demikianlah keadaannya sejak diciptakan.' Sedangkan zahir hadits sebelumnya bahwa Arasy di atas air sebelum penciptaan langit dan bumi. Dengan demikian dapat dikompromikan bahwa Arasy masih tetap berada di atas air.

Menurut sebuah riwayat dari Imam al-Qusyairi menyatakan bahwa ada salah satu hadits yang menceritakan bahwa seorang malaikat bertanya kepada Allah untuk diperkenankan melihat ‘Arasy. Ternyata keinginan itu diperkenankan. Maka untuk mendukung keingintahuan sang malaikat, Allah memberinya tiga puluh sayap. Dengan sejumlah sayap yang diberikan itu akhirnya sang malaikat terbang dengan jarak tempuh selama 30.000 tahun lamanya. Setelah itu Allah bertanya kepada malaikat tersebut: “Sudahkah engkau melihat ‘Arasy?” Malaikat itu menjawab, “Aku belum mencapai sepersepuluh dari jarak tempuh menuju ‘Arasy.” Karena itu, sadar dengan jauh dan luasnya ‘Arasy, maka ia pun meminta izin untuk kembali ke tempatnya.

Menurut Sebuah riwayat Imam Ibnu Khuzaimah dan Tabrani, 'Arsy terletak di atas surga Firdaus yang berada di langit ke-7.Kemudian ada penjelasan lain bahwa Arsy terletak diatas air. Jadi ‘Arsy Allah yang berada di atas air, sedangkan Kursy berada diatas langit ke tujuh, dan diatas Kursy itu ada air, dan diatas air ada Arsy. Maka jarak antara langit dengan langit, langit ke tujuh dengan Kursy, Kursy dengan air, dan air dengan Arsy-Nya adalah 500 tahun perjalanan. Jadi susunannya begini diatas langit tujuh ada Surga firdaus dan sidratul muntaha Kemudian diatasnya ada Kursiy diatasnya lagi ada Air diatas nya lagi ada Arsy. Malaikat yang tadi tempatnya dilangit tujuh disuruh melihat arsy adalah baru sampai atas surga firdaus atau dilingkungan kursiy. Terbang 30 000 tahun tapi belum sampai sepersepuluhnya kursiy, jika kursiy saja seluas itu apalagi Arsy yang merupakan singgasana Tuhan paling tinggi?


Mengenai luasnya arsy, dalam riwayat lain disebutkan, ada malaikat  diberikan 70.000 sayap sebanding dengan kekuatan 7000 malaikat digabung. Allah berfirman kepada malaikat tersebut, "Sesungguhnya Aku telah menjadikan engkau memiliki kekuatan yang sebanding dengan kekuatan 7.000 malaikat." Kemudian, Allah memerintahkan malaikat itu terbang. Malaikat itu pun terbang dengan kekuatan penuh dan sayap yang diberikan Allah ke arah mana saja yang dikehendakinya. Sesudah itu, malaikat tersebut berhenti dan memandang ke arah ‘Arsy. Tetapi, ia merasakan seolah-olah ia tidak beranjak sedikitpun dari tempatnya terbang semula. Hal ini memperlihatkan betapa besar dan luasnya ‘Arsy Allah itu.

 wallahu'alam.


sumber pustaka penulisan : 
-al-Quran
-alHadits
berbagai refrensi artikel dari sumber terpercaya


Bacaan terkait Terkait Gambaran surga dan bidadarinya






1 comment:

  1. Itu 30000 tahun lamanya malaikat mnuju arsy hitungan dari mana? Memang ada yg memghitung? Kalau pun di hitung waktu ghaib kan beda dengan waktu dunia.lalu Allah berfirman kepada malaikat tersebut, "Sesungguhnya Aku telah menjadikan engkau memiliki kekuatan yang sebanding dengan kekuatan 7.000 malaikat." Ini d ambil dari surat apa??. Kalau firman Allah hrus d ambil dari Quran. Mana mngkin Allah berfirman lewat hadits tapi tidak ada dalam quran.

    ReplyDelete

Komentarnya sangat diharapkan, Terima kasih