Saturday, 18 February 2017

Bom Bunuh Diri Sekutu ISIS, Tewaskan 88 Warga Di Pakistan


88 Orang Tewas Akibat Bom di Pakistan, 24 di Antaranya Anak-anak
Baru saja terjadi ledakan bom bunuh diri yang sangat tidak terpuji di pakistan menewaskan banyak warga Seperti dilaporkan dari detik.com, Korban tewas akibat ledakan bom bunuh diri di Lal Shahbaz Qalandar, Provinsi Sindh, Pakistan bertambah menjadi 88 orang. Terdapat 24 orang anak-anak di antara korban tewas tersebut.Dilansir dari CNN, Sabtu (18/2/17), seorang pejabat rumah sakit setempat, Dr Zahid Hussain mengatakan 24 dari mereka yang tewas adalah anak-anak berusia 4-8 tahun. Sedangkan 16 korban tewas lain adalah perempuan.Ribuan jamaah, termasuk keluarga dengan anak-anak mereka, berkumpul pada hari Kamis di tempat ziarah yang berusia 800 tahun lebih untuk ritual Sufi dari Dhamal, yang melibatkan musik, nyanyian dan doa.

Kelompok Khorasan yang berafiliasi dengan ISIS di Afghanistan dan Pakistan, mengklaim bertanggung jawab atas serangan tersebut.Sebagai buntut dari ledakan tersebut, semua korban tewas dan luka-luka dibawa ke rumah sakit terdekat. Hussain menyebut pihak rumah sakit Sehwan mengaku kewalahan menangani pasien yang memenuhi 100 tempat tidur di rumah sakit itu. Banyak pula korban yang telah dipindahkan ke rumah sakit yang lebih besar di kota-kota lain di Provinsi Sindh.kantor berita Amaq yang berafiliasi ke ISIS melaporkan serangan itu dilakukan oleh seorang pembom bunuh diri yang mengenakan rompi peledak. Perdana Menteri Pakistan Nawaz Sharif pun menyebut serangan itu brutal.

"Saya telah mengarahkan semua lembaga negara untuk memobilisasi semua sumber daya yang ada untuk penyelamatan dan bantuan setelah serangan teror brutal ini pada tempat ziarah Lal Shahbaz Qalandar," kata Sharif.Pihak militer Pakistan mengatakan pada hari Jumat kalau ibu kota negara tersebut, Islamabad dan kota Rawalpindi berada dalam siaga tingkat tinggi. Hal tersebut sebagai respon dari kebangkitan baru dalam insiden terorisme di negara tersebut. Akibatnya, sekolah-sekolah di kedua kota tersebut ditutup lebih awal.

Pencarian di daerah sekitar Rawalpindi pun telah ditingkatkan, hal itu disebut oleh ISPR yang merupakan sayap media angkatan bersenjata Pakistan. Para pejabat senior lembaga penegak hukum di Pakistan juga telah bertemu untuk membahas langkah-langkah menanggapi aksi teror tersebut."Pasukan keamanan dan intelijen telah diinstruksikan untuk lebih mengintensifkan menyisir dan ditargetkan beroperasi dengan tujuan untuk menghilangkan teroris dan jaringannya," kata pernyataan itu.(detik)

Friday, 17 February 2017

Download Ebook Menjawab Polemik Evolusi (harunyahya)

  Ebook ini merupakan salah satu karya fenomenal harun yahya adapun isi artikel adalah sebagai berikut


1.SERANGKAIAN KESALAHAN BESAR MENGENAI KECERDASAN MONYET

2.KISAH BOHONG DARI SALURAN NATIONAL GEOGRAPHIC

3.KEBOHONGAN “MITOCHONDRIAL EVE” DI DISCOVERY CHANNEL

4.KHAYALAN TENTANG BURUNG DINO DI DISCOVERY CHANNEL

5.KESALAHAN TENTANG KECERDASAN MANUSIA

DARI DISCOVERY CHANNEL
6.PROPAGANDA EVOLUTIONIS DI HISTORY CHANNEL

7.PROPAGANDA PENGIKUT DARWIN DAN ATEIS DI HISTORY CHANNEL

8.KESALAHAN NEW SCIENTIST: “EVOLUSI DAN IKLIM”

9.Kesalahan BBC tentang Jaringan Tak

Berguna (Functionless Tissue) dalam Dokumenter

“The Human Body”

10.KESALAHAN BBC TENTANG EVOLUSI OTAK MANUSIA



Download Ebook Menjawab Kesesatan Islam Liberal



Buku ini terdiri dari artikel :

Memahami Kedudukan Islam & Kristen, Menjawab Propaganda Teologi Pluralis Kajian Utan Kayu Fakta ISLAM OVERDOSIS 
Menjawab Islam Liberal [Art. Dawam Rahardjo] 
"Tuhan Kita: Allah!"  
Penelitian Untuk Gus Dur ttg "Pornoisme" 
TUHAN KEBAIKAN, TUHAN KEJAHATAN  
NIKAH BEDA AGAMA 
Menjawab Islam Liberal 3 (Art: Gus Dur)
JILBAB DILARANG DI STIS. 
Menjawab Islam Liberal 2 (Art: Abd Moqsith Ghazali)  



Tuesday, 7 February 2017

Download Ebook Menjadi Penulis Profesional


Setiap orang memiliki bakat dan keahlian masing-masing.Setiap orang memiliki bakat dan keahlian masing-masing. Setiap orang juga memiliki pengalaman masing- masing. Siapa saja dapat menulis tentang keahlian, pengalaman dan hal-hal lain yang dimilikinya dalam bentuk buku. Orang lain dapat membaca buku tersebut dan memperoleh dari pengalaman penulisnya.


Sunday, 5 February 2017

Download Ebook Mengungkap Rahasia Al-Quran




Semboyan "kembali kepada AI-Quran" sudah banyak didengungkan orang. Semua sepakat, itulah formula yang akan dapat mengangkat umat Islam dari ketertinggalannya, dan mengantarkan mereka kepada suatu ke­bangkitan kembali yang didambakan. Tapi, sudahkah umat Islam mengenal Kitab Suci ini? Atau, sudah benarkah pengenalannya selama ini? Tanpa pengenalan yang benar, semboyan itu tak akan panya arti apa-apa dan tidak akan membawa kita ke mana-mana.
Buku ini membahas kedudukan dan nilai Al-Quran dalam dunia Muslim sebagaimana dirungkapkan okh Kitab Suci itu sendiri, bukan sebagaimaoa anggapan kita - sebagai suatu penganut mazhab tertentu. Juga dibahas tentang penalaran (logika) Al-Quran, rabasia wabyu, ayat-ayat muhkam dan mutasyabih, ta'wil dan tanzil, nasikh dan mansukh, kedudukan sabda ­suci Nabi s.a.w. dan para Imam di hadapan AI-Quran, penafsiran-penafsiran tentangnya, dan banyak Iagi. Meskipun tidak baru dalam pasal-pasal pembahasannya, buku ini terasa mengandung kebaruan dalam metode ilmiahnya.


Thursday, 2 February 2017

Gambaran Keindahan Bidadari Surga dalam Al-Quran






 AL-QURAN yang mulia sering menyebutkan kenikmatan-kenikmatan yang dijanjikan Allah kepada orang-orang yang beriman yang akan diperoleh kelak di surga, karena memang surga adalah tempat bersenang-senang dalam keridaan ar-Rahman.Berbeda halnya dengan dunia sebagai darul ibtila wal imtihan, negeri tempat ujian dan cobaan. Di dalam surga, penghuninya akan memperoleh apa saja yang mereka inginkan. Allah kabarkan dalam kalam-Nya yang agung:

 "Di dalam surga itu terdapat segala apa yang diidamkan oleh jiwa dan sedap (dipandang) mata." (az-Zukhruf: 71)

Syaikh Abdurrahman ibnu Nashir as-Sadi menafsirkan ayat di atas dengan ucapannya,  

"Kalimat (dalam ayat) ini merupakan lafadz yang jami (mengumpulkan semuanya). Ia mencakup seluruh kenikmatan dan kegembiraan, penenteram mata, dan penyenang jiwa."
 "Jadi, seluruh yang diinginkan jiwa, baik makanan, minuman, pakaian, maupun pergaulan dengan pasangan hidup, demikian pula hal-hal yang menyenangkan pandangan mata berupa pemandangan yang bagus, pepohonan yang indah, hewan-hewan ternak, dan bangunan-bangunan yang dihiasi, semuanya bisa didapatkan di dalam surga. Semuanya telah tersedia bagi penghuninya dengan cara yang paling sempurna dan paling utama.

(Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 769).

DALIL TENTANG BIDADARI DALAM AL-QUR’AN

Di antara kenikmatan surga adalah memperoleh pasangan/istri berupa bidadari surga yang jelita. Al-Quranul Karim menggambarkan sifat dan kemolekan mereka dalam banyak ayat, di antaranya:

1. Surat an-Naba ayat 31-33

“Sesungguhnya orang-orang yang bertakwa akan beroleh kesenangan, (yaitu) kebun-kebun, buah anggur, dan kawa’ib atraba (gadis-gadis perawan yang sebaya).” (an-Naba’: 31-33)

Ibnu Abbas, Mujahid, dan selainnya menafsirkan bahwa kawa’ib adalah nawahid, yakni buah dada bidadari-bidadari tersebut tegak, tidak terkulai jatuh, karena mereka adalah gadis-gadis perawan yang atrab, yaitu sama umurnya/sebaya. (Tafsir Ibni Katsir, 7/241)

2. Surat al-Waqi’ah ayat 35-37

“Sesungguhnya Kami menciptakan mereka (wanita surga) dengan langsung, dan Kami jadikan mereka gadis-gadis perawan, penuh cinta lagi sebaya umurnya.” (al-Waqi’ah: 35-37)
 
Wanita penduduk surga diciptakan Allah swt dengan penciptaan yang tidak sama dengan keadaannya ketika di dunia. Mereka diciptakan dengan bentuk dan sifat yang paling sempurna yang tidak dapat binasa. Mereka semuanya, baik bidadari surga maupun wanita penduduk dunia yang menghuni surga, dijadikan Allah swt sebagai gadis-gadis yang perawan selamanya dalam seluruh keadaan. Mereka senantiasa mengundang kecintaan suami mereka dengan tutur kata yang baik, bentuk dan penampilan yang indah, kecantikan paras, serta rasa cintanya kepada suami.Apabila wanita surga ini berbicara, orang yang mendengarnya ingin andai ucapannya tidak pernah berhenti, khususnya ketika wanita surga berdendang dengan suara mereka yang lembut dan merdu menawan hati. 

Apabila suaminya melihat adab, sifat, dan kemanjaannya, penuhlah hati si suami dengan kegembiraan dan kebahagiaan. Apabila si wanita surga berpindah dari satu tempat ke tempat lain, penuhlah tempat tersebut dengan wangi yang semerbak dan cahaya. Saat “berhubungan” dengan suaminya, ia melakukan yang terbaik. Usia mereka, para wanita surga ini, sebaya, 33 tahun, sebagai usia puncak/matang dan akhir usia anak muda.Allah swt menciptakan mereka sebagai perempuan yang selalu gadis lagi sebaya, selalu sepakat satu dengan yang lain, tidak pernah berselisih, saling dekat, ridha dan diridhai, tidak pernah bersedih, tidak pula membuat sedih yang lain. Bahkan, mereka adalah jiwa-jiwa yang bahagia, menyejukkan mata, dan mencemerlangkan pandangan. 

(Lihat keterangan al-Allamah as-Sa’di t dalam Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 834)

3. Surat ar-Rahman ayat 55-58
 
“Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan? Di ranjang-ranjang itu ada bidadari-bidadari yang menundukkan pandangannya, tidak pernah disentuh oleh manusia sebelum mereka (penghuni-penghuni surga yang menjadi suami mereka), dan tidak pula oleh jin1. Maka nikmat Rabb kalian yang manakah yang kalian berdua dustakan? Seakan-akan bidadari itu permata yakut dan marjan.” (ar-Rahman: 55-58)

Mereka menundukkan pandangan dari melihat selain suami-suami mereka sehingga mereka tidak pernah melihat sesuatu yang lebih bagus daripada suami-suami mereka. Demikian yang dinyatakan oleh Ibnu Abbas RA. dan lainnya.Diriwayatkan bahwa salah seorang dari mereka berkata kepada suaminya, “Demi Allah! Aku tidak pernah melihat di dalam surga ini sesuatu yang lebih bagus daripada dirimu. Tidak ada di dalam surga ini sesuatu yang lebih kucintai daripada dirimu. Segala puji bagi Allah yang Dia menjadikanmu untukku dan menjadikanku untukmu.” (Tafsir Ibni Katsir, 7/385)

Bidadari yang menjadi pasangan hamba yang beriman tersebut adalah gadis perawan yang tidak pernah digauli oleh seorang pun sebelum suami-suami mereka dari kalangan manusia dan jin. Mereka diibaratkan permata yakut yang bersih bening dan marjan yang putih karena bidadari surga memang berkulit putih yang bagus lagi bersih. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 385)

4. Surat ar-Rahman ayat 70

“Di dalam surga-surga itu ada bidadari-bidadari yang baik-baik (akhlaknya) lagi cantik-cantik parasnya.” (ar-Rahman: 70)

Terkumpullah kecantikan lahir dan batin pada bidadari atau wanita surga itu. (Taisir al-Karimir Rahman hlm. 832)

5. Surat ar-Rahman ayat 72

“(Bidadari-bidadari) yang jelita, putih bersih, dan dipingit di dalam rumah.” (ar-Rahman: 72)

Rumah mereka dari mutiara. Mereka menyiapkan diri untuk suami mereka. Namun, bisa jadi mereka pun keluar berjalan-jalan di kebun-kebun dan taman-taman surga, sebagaimana hal ini biasa dilakukan oleh para putri raja dan yang semisalnya. (Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 832)

6. Surat ad-Dukhan ayat 51-54

“Sesungguhnya orang-orang bertakwa berada dalam tempat yang aman, (yaitu) di dalam taman-taman dan mata air-mata air. Mereka memakai sutra yang halus dan sutra yang tebal, (duduk) berhadap-hadapan, demikianlah. Dan Kami nikahkan mereka dengan bidadari-bidadari.” (ad-Dukhan: 51-54)

Wanita yang berparas jelita dengan kecantikan yang luar biasa sempurna, dengan mata-mata mereka yang jeli, lebar, dan berbinar.
(Taisir al-Karimir Rahman, hlm. 775)

7. Surat ash-Shaffat ayat 48-49
 
“Di sisi mereka ada bidadari-bidadari yang tidak liar pandangannya (qashiratuth tharf) dan jeli matanya, seakan-akan mereka adalah telur burung unta yang tersimpan dengan baik.” (ash-Shaffat: 48-49)

Qashiratuth tharf adalah afifat, yakni wanita-wanita yang menjaga kehormatan diri. Mereka tidak memandang lelaki selain suami mereka. Demikian kata Ibnu Abbas, Mujahid, Zaid bin Aslam, Qatadah, as-Suddi, dan selainnya. Mata mereka bagus, indah, lebar, dan berbinar-binar. Tubuh mereka bersih dan indah dengan kulit yang bagus.

 Ibnu Abbas RA. berkata, “Mereka ibarat mutiara yang tersimpan.”
Al-Imam al-Hasan al-Bashri t mengatakan, “Mereka terjaga, tidak pernah disentuh oleh tangan.” (Tafsir Ibni Katsir, 7/11)

 Ini menunjukkan ketampanan lelaki dan kecantikan wanita di surga. Sebagiannya mencintai yang lain dengan cinta yang membuatnya tidak memiliki hasrat kepada yang lain. Hal ini juga menunjukkan bahwa mereka seluruhnya menjaga kehormatan diri, tidak ada hasad di dalam surga, tidak ada saling benci dan permusuhan, karena tidak adanya sebab yang bisa memicu ke sana. (Taisir al-Karimir ar-Rahman, hlm. 703)

Masya Allah mendengarnya saja sudah buat kita bahagia apalagi memiliki istri bidadari yang cantik jelita, setia kepada suami, penyayang, penurut, membahagiakan, jauh sekali dibandingkan wanita yang ada di dunia ini. mari kita berlomba dalam takwa agar diberi hadiah surga dan bidadari amin.


Wallahu'alam

Sumber Majalah Asy-Syariah edisi 74 
 Ditulis oleh  Ustadzh Ummu Ishaq al-Atsariyah

Wednesday, 1 February 2017

Download Ebook Menguak Misteri Nabi Muhammad





Penulis ebook ini adalah Prof. David Benjamin Keldani adalah seorang mantan pastur Katholik Roma sekte Uniate-Chaldean. Ujarnya: "Kepindahan saya ke Islam tak lain karena hidayah Allah. Tanpa bimbingan-Nya, semua pengetahuan, penelitian untuk menemukan kebenaran ini mungkin hanya akan membawa kepada kesesatan. Begitu saya mengakui keesaan mutlak Tuhan, maka nabi Muhammad SAW pun menjadi pola sikap dan perilaku saya.





Nasehat Islam "Kita ada Dijaman Akhir, Penyakit Cinta Dunia Mewabah"

"Kita sedang dizaman dimana umat islam dilanda penyakit Wahn, penyakit cinta dunia takut mati, musuh-musuh islam menyerang kita dari berbagai sisi, kita sangat banyak namun bagai buih yang terombang ambing dilautan, lemah tak berdaya dan gampang dikibuli dan di adu domba, sampai kapan kah kita akan terus begini, umat islam menjadi bangsa yang lemah dan tak berdaya melawan musuh yang jumlahnya sedikit. apalagi ketika ulama tidak lagi dijadikan panutan, ketika artis sinetron adalah idola yang di agungkan, maka sekarang itulah yang terjadi "

(ashabul muslimin)

Kisah Islam : Orang Bunuh Diri Karena Hati Kosong Dari Iman



"Sepinya kehidupan tanpa orang tersayang tak seberapa dibanding gelap dan sepinya alam kubur, derita tanpa cinta tak seberapa dibandingkan sengsaranya hidup dineraka, engkau pikir mati adalah tempat peristirahatan padahal itu adalah tempat penantian hari pembalasan"
  
                       (Syair Ashabul Muslimin)


Mukadimah Hadits



Dari Abu Hurairah RA ia berkata : Rasulullah SAW bersabda, “Barangsiapa menerjunkan diri dari gunung untuk bunuh diri, maka dia di neraka jahannam menerjunkan diri di dalamnya, kekal lagi dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa minum racun untuk bunuh diri, maka racunnya itu di tangannya dia meminumnya di neraka jahannam kekal lagi dikekalkan di dalamnya selama-lamanya. Dan barangsiapa bunuh diri dengan senjata tajam, maka senjata tajam itu di tangannya dia melukai dengannya di neraka jahannam, kekal lagi dikekalkan di dalamnya selama-lamanya”. [HR. Bukhari, Muslim, Tirmidzi, dan Nasai]

Hadits diatas mengajarkan kepada kita bahwa kita dilarang membunuh diri sendiri dan hal itu termasuk dosa besar, sering kali masalah kehidupan membuat kita putus asa dan kita ingin istirahat tenang tidur nyenyak setelah mengalami kematian, salah besar, karena setelah mati manusia akan mempertanggung jawabkan semua perbuatannya selama hidup didunia, orang yang bunuh diri dia akan masuk neraka dan dihukum seperti waktu ia bunuh diri apabila minum racun ia akan meminum racun berkali-kali dineraka, apabila gantung diri maka ia akan gantung diri berkali-kali dineraka.  Sebagaimana kisah dibawah ini semoga menjadi pelajaran buat kita supaya jangan putus asa dengan Rahmat Allah SWT, hidup didunia memang isinya cobaan dan ujian bahkan hampir tiada sedikitpun kesenangan karena ulamapun pernah berkata bahwa dunia  adalah penjara orang mukmin. Maka kita harus bersabar dalam menjalani kehidupan ini, berbeda dengan surga yang merupakan tempat kembali yang penuh kesenangan tidak ada sedikitpun ada masalah kehidupan di surga, itulah tempat kembali bagi orang yang bersabar atas ujian Allah SWT itulah imbalan yang pantas untuk orang yang bertakwa kepada-Nya.

Di dunia ini kebanyakan yang menyebabkan orang mengahiri kehidupan adalah masalah cinta dan kadang masalah ekonomi tapi kebanyakan adalah masalah cinta, orang kalau sudah mencintai mahluk melebihi cintanya kepada Allah SWT ia akan menderita seumur hidupnya jika kehilangan orang yang ia cintai seakan hidup terasa sepi sempit dan hampa, tapi ketika ia mencintai Allah diatas semua mahluk jika ia kehilangan orang yang ia cintai akan sadar bahwa segala berasal dari Allah dan kepada Allah lah semua akan kembali, keluarga yang kita miliki dan harta yang kita miliki bukan lah milik kita semua akan kembali kepada Allah kapanpun Allah berkehendak mengambilnya dari kita, jika anda kehilangan orang yang yang dicintai ingatlah jika sabar maka Allah akan mengganti dengan bidadari disurga nanti, jika kita kehilangan sesuatu harta benda yang kita miliki ingatlah Allah akan mengganti istana dari emas disurga nanti, kita hanya dituntut untuk sabar dan menerima kenyataan sambil berdoa semoga mendapatkan sesuatu yang lebih baik dari apa yang sebelumnya kita miliki. Memanglah menyakitkan ditinggal orang yang kita sayangi, tapi lebih menyakitkan lagi jika harus mengahiri hidup dengan bunuh diri dan pada akhirnya tersiksa di neraka. Sungguh kita hidup didunia hanya sementara, semua yang ada hanya tipu daya, sedangkan akhirat adalah tempat kembali yang sebenarnya, keimanan kepada Allah SWT adalah bekal paling utama diatas segalanya, kebanyakan manusia mudah dibujuk rayu setan adalah karena kosongnya Iman dalam hatinya sedikit sekali mengingat Allah dan Hari Kiamat sehingga mudah terombang ambing ketika terkena masalah.

Berikut kisahnya,

Kisah ini terjadi pada diri seorang muslim yang berusia lebih dari lima puluh tahun. Ia telah meraih gelar Dokter spesialis di laboratorium. Ia tumbuh se-bagai seorang peneliti medis swasta. Ia mempunyai seorang istri dan anak-anak yang sebagian belajar di Universitas. Antara ia dan istrinya terdapat beberapa problem sebagaimana banyak terjadi di mayoritas rumah tangga. Problem ini semakin ruwet hingga si istri meminta untuk kembali ke negara asalnya. Ini menunjukkan si dokter bukanlah penduduk asli negara yang sedang ia tempati. Lantas istri dan beberapa anaknya berangkat menuju negara asal dan tinggallah hanya ia dan anak sulungnya yang selalu mengunjunginya. Beberapa famili menasehatinya agar menikah dengan wanita lain, namun ia menolak dengan harapan istri dan anak-anaknya masih mau kembali kepadanya.

Beberapa waktu setelah ditinggalkan keluarga, ia merasa kehidupan dunia semakin sempit, sehingga setan berupaya menggoda agar ia mengakhiri kegelisahan hidupnya dengan bunuh diri. Ia telah mencobanya berkali-kali dengan cara menelan obat berdosis tinggi, namun tidak ada yang berhasil. Karena setiap kali ia menelan obat tersebut, orang-orang yang ada di sekitarnya berusaha menyelamatkannya dengan melarikannya ke rumah sakit dan dilakukan pencucian lambung kemudian ia keluar dengan kehidupan baru.Demikianlah terjadi beberapa kali. Lelaki ini telah mengalami gangguan mental yang memaksanya untuk tinggal di rumah sakit jiwa selama sebulan.

Ia keluar dari rumak sakit dengan membawa makna hidup dan cita-cita yang tinggi serta semangat kerja yang baru. Keinginan untuk bunuh diri telah pupus dari pikirannya. Ia kembali melaksanakan tugas rutinnya di laboratorium dan kembali hidup secara normal. Delapan bulan kemudian, lelaki ini menelepon abang kandungnya yang bertempat tinggal lebih kurang 400 km dari rumahnya. Abangnya mengira bahwa adik-nya tersebut meneleponnya sebagaimana biasa, yaitu hanya untuk mengetahui kabarnya agar ia tenang. Tetapi ternyata menyampaikan tekadnya bahwa dalam waktu dekat akan pergi ke tempat istri dan anak-anaknya. Dalam pembicaraan tersebut ia menyampaikan beberapa maklumat pribadi seperti tabungannya di bank, nomor pin kartu ATM, tempat tinggal pribadi dan lain-lain. Hal ini membuat abangnya heran dan merasa bahwa ini merupakan ucapan perpisahan terakhir, seakan-akan ia akan pergi yang takkan kembali.

Pada hari berikutnya, yaitu pada hari kamis tanggal 21 Dzulqa'dah 1214 H, ia keluar untuk melaksanakan tugas pada jam lima sore. Ia memberitahukan anak sulungnya yang berusia 20 tahun agar ikut ke laboratorium setengah jam lagi. Lokasi laboratorim dekat dari rumahnya. Si anak pergi ke laboratorium sebagaimana yang diminta oleh ayahnya dan ia dapati ayahnya sedang duduk di ruangan kantor khusus yang ada di laboratorium tersebut. beberapa menit kemudian si ayah berkata kepada si anak, "Kamu tunggu dulu di sini, ayah mau pergi ke toilet." Toilet tersebut terletak sekitar 10 m dari kantornya. Si anak duduk menunggu ayahnya kembali. Setelah beberapa menit menunggu, ia melihat asap yang berasal dari jalan menuju toilet lantas ia bangkit dan segera menuju sumber asap tersebut. Ternyata asap berasal dari toilet. Karena asap semakin tebal, ia tidak dapat mencapai toilet, lalu ia menghubungi regu pemadam kebakaran dan tempat tidak jauh dari laboratorium. Beberapa menit kemudian mereka sampai ke laboratorium dan regu pemadam kebakaran langsung melaksanakan tugasnya. Mereka mendobrak pintu toilet dan menemui lelaki tersebut yang telah hangus terbakar api.

Adapun kondisi toilet, beberapa keramiknya (terbuat dari porselin) jatuh disebabkan hawa yang sangat panas, namun tidak ada yang terbakar kecuali sebagian pintu saja. Di sudut toilet mereka menemui jerigen yang sebagiannya telah terbakar dan di dalamnya ada sedikit bensin. Dari sini mereka semua tahu bahwa lelaki tersebut telah membakar dirinya sendiri dengan bensin untuk melepaskan diri dari kegelisahan hidup dan terhindar dari berbagai kesusahan dan kesengsaraan. Demikianlah, ternyata kegelisahan hidupnya itu terus membayang-bayangi dirinya untuk berupaya bunuh diri. Kali ini ia berhasil melakukan bunuh diri dengan cara yang paling buruk. Apakah dengan meninggalkan dunia seperti itu ia akan menemui kese-nangan dan ketenangan? Apakah ia dapat mengakhiri kesusahan dan kegelisahannya? Tidak dan seribu kali tidak! Bahkan ia telah menjerumuskan dirinya ke dalam kegelisahan dan kesengsaraan yang abadi. Api neraka tidak akan pernah padam. Semoga Allah SWT memberi kita keselamatan dan kesehatan.

SUMBER: Buku SERIAL KISAH TELADAN karya Muhammad Shalih al-Qahthani

Download Ebook Bahaya Mengkafirkan Orang Lain




Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa Sallam bersabda tentang ciri-ciri Khawarij :  "Akan muncul di akhir zaman sekelompok orang yang masih ingusan dan bodoh. Mereka membaca Al-Qur'an, namun iman mereka tidak sampai kepada kerongkongan mereka. Mereka keluar dari agama ini seperti keluarnya anak panah dari sasarannya. Dimana saja kalian bertemu mereka, maka bunuhlah mereka karena dalam pembunuhan tersebut ada pahala bagi orang yang membunuhnya pada hari kiamat". [HR. Bukhari 6930]

Buku ini menjelaskan fenomena khawarij jaman kita yang suka mengkafirkan orang lain berawal dari tidak menyadari kekafiran diri sendiri